Terapi Tahitian Noni pada Kanker Payudara

Terapi Tahitian Noni pada Kanker Payudara

 

Suatu penyakit akibat pertumbuhan sel yang abnormal akibat terjadi pembelahan sel yang sangat cepat dan tidak terkontrol sehingga tumbuh menjadi suatu jaringan atau massa walaupun faktor pemicunya telah hilang.

Akibat aktivasi NfKB ?

  • Immortality
  • Angiogeesis
  • Proliferasi
  • Invasi
  • Tumor suppressor gene tidak berfungsi

Bagaimana perubahan sel normal ?

4 golongan gen yang mengatur pertumbuhan normal :

  1. Gen pertumbuhan à proto onkogen
  2. Gen penghambat pertumbuhan  à anti onkogen atau cancer suppressor gen
  3. Gen kematian sel à apoptosis
  4. Gen memperbaiki kerusakan DNA à gen perbaikan DNA

Mutasi gen

  • Tumor suppressor gene – P53
  • DNA repair
  • Proto – onkogen
  • Gen apoptosis

Kanker Payudara

  • Angka kejadian kanker payudara kian meningkat. Data dari Jakarta Breasr Centre: 2.495 pasien tahun 2001 dan 2002 ternyata 79% tumor jinak dan 14% kanker payudara.
  • Di AS hamper 1/3 kanker yang di diagnosa pada wanita adalah kanker payudara. Pada tahun 2000, sekitar 180.000 wanita AS di diagnose kanker payudara dan lebih 40.000 ,meninggal.
  • Kemungkinan terkena kanker payudara pada wanita 100 kali lipat dibanding pria.
  • Tidak semua kelainan payudara adalah kanker.
  • Kanker biasanya lebih banyak terjadi pada :
    • Wanita berusia diatas 45 tahun
    • Wanita yang mempunyai saudara, ibu atau kakak yang pernah terkena kanker payudara.
    • Wanita yang pernah mengidap kanker

Faktor Resiko Kanker Payudara

  • Usia, 60% kanker payudara terjadi di usia 60 tahun
  • Pernah menderita kanker payudara sebelumnya
  • Keluarga menderita kanker payudara, ibu, saudara kandung atau anak memiliki resiko 3x lebih besar
  • Faktor genetik dan hormonal
  • Menarke (haid pertama) dan menopause; semakin cepat menarke semakin beresiko. Begitu pula semakin lama menopause semakin beresiko
  • KB hormonal
  • Alkohol
  • Dietilstilbestrol; obat pencegah keguguran
  • Berbagai karsinogen dan radikal bebas

Jenis-jenis kanker payudara

  • Karsinoma in situ; kanker dini
  • Karsinoma ductul
    • Kanker saluran susu
    • 90% kanker payudara jenis ini
    • Biasanya terjadi sebelum dan setelah menopause
    • 25-35% akan mengalami invasif
    • Karsinoma lobuler
      • Tumbuh di kelenjar susu
      • Masa menopause
      • Biasanya di deteksi secara tidak sengaja dengan mammografi
      • Kanker invasive
        • Kanker telah menyebar dan merusak jaringan sekitarnya.
        • Kanker kelenjar susu

Gejala Kanker Payudara

  • Awalnya benjolan, yang diraba tanpa sengaja
  • Stadium lanjut benjolan telah melekat pada dinding dada atau kulit. Kadang bengkak, borok atau kulit seperti kulit jeruk atau teraba benjolan di ketiak.
  • Bentuk dan ukuran payudara berubah
  • Keluar cairanabnormal diputing atau puting susu tertarik ke dalam
  • Perubahan kulit sekitar payudara misalnya bersisik
  • Payudara nyeri, gatal dan bengkak.
  • Gejala kondisi umum : lemah, berat badan menurun, demam yang tidak kunjung sembuh, nafsu makan berkurang.

Test Penyaringan

  • SADARI (Periksa Payudara Sendiri)
    • Di depan cermin
    • Perhatikan kedua payudara, ada perbedaan ?
    • Kedua telapak tangan ke belakan cermin, amati secara cermat ada perbedaan kedua payudara ?
    • Dengan jari-jari telusuri payudara secara bergantian. Perhatikan baik-baik payudara anda. Ada perbedaan ? payudara kiri dengan kanan ?
    • Angkat lengan kiri ke kepala da dengan jari tangan kanan periksa payudara kiri anda. Ada yang mencurigakan ?
    • Tekan putting susu. Ada cairan yang keluar ?
    • Bantal diletakkan di bahu dan lengan kiri ditarik ke atas. Dan dengan jari tangan kanan meraba payudara kiri, ada sesuatu kelainan ?
    • Mammografi
    • USG payudara

Bagaimana sel kanker menyebar ?

Sel kanker bermetastase :

  1. Invasi penyebaran bersifat local
  2. Metastase – sel ke organ tubuh lainnya
    1. Melalui rongga permukaan tubuh
    2. Transpalansi
    3. Penyebaran limfogen
    4. Penyebaran hematogen

Diagnosa

  • Gejala klinik
  • Pap smear
  • USG
  • Biopsy
  • Bedah

Bagaimana  terapi kanker ?

  • Terapi medis
  • Terapi non medis = herbal

Terapi Medis Kanker Payudara

  • Pembedahan
    • Breast conversing :
      • Lumpektomi : mengangkat tumor dan sejumlah jaringan normal disekitarnya
      • Mastektomi parsial : pengangkatan tumor dan jaringan normal yang lebih luas
      • Kuandrantektomi : mengangkat seperempat bagian payudara
  • Masteknomi simplek : seluruh jaringan payudara diangkat dan hanya menyisakan otot bagian bawah dan kulit untuk menutupi bekas luka operasi. Pada kanker invasive dan breast conversing yang sering kambuh
  • Mastektomi simplek dan diseksi kelenjar getah bening: jaringan payudara diangkat, otot dan kulit disisakan tapi kelenjar getah bening ketiak diangkat
  • Kemotrapo dan obat penghambat hormone, sebagai terapi ajuvant (tambahan) setelah pembedahan. Toximofen sebagai terapi hormone setelah pembedahan.
    • Pembedahan : Histerektomi total, salpingo ovorektomi bilateral, limafadenoktomi. Tergantung tingkat keganasan dan stadium kanker
    • Radioterapi
    • Kombinasi : bedah dan kemotrapi

Terapi TNBB pada kanker

  • Preventif
  • Membunuh sel kanker
  • Anti metastase
  • Imunomodular
  • Memulihkan fungsi dan struktur sel

Preventif

  • Menghambat radikal bebas – TNBB sebagai super antioksidan
  • Menhambat enzim Cox-2 (blokir kerusakan DNA)
  • Mengendalikan tumor suppressor den. Preventif tahap inisiasi

Membunuh sel kanker

TNBB mengandung bioaktif :

  • Damnacanthal : sitotoksik sel kanker dan menghambat proliferasi
  • Epi Galo Catesin galate (EGCg) : menginduksi apoptosis, dengan cara menghambat kerja enzim NOX sehingga sel gagal membelah
  • Monoterpen : menghambat protein G sehingga menghentikan proliferasi – apoptosis
  • Antraquinon : menghambat angiogenesis dengan cara menghambat VEGF (Vascular Endothelial Growth Faktor) dan BFGF (Basic Fibroflast Growth Factor)
  • Menghambat proses armaterase. Aromaterase adalah proses perubahan androgen adrenal menjadi estrogen sehingga kadar estrogen di dalam darah meningkat. Dengan dihambatnya aromaterase, maka kadae estrogen di dalam darah tidak mes
  • Memblok reseptor estrogen, menghambat proliferasi dan memicu apoptosis

Anti Metastase

TNBB mengandung PPT (Polisakarida, Proxeronin, Terpenoid) yang berfungsi :

  • Menghambat emboli sel-sel kanker
  • Menghambat interaksi antar sel-sel kanker
  • Memblok ikatan antar sel-sel kanker
  • Menghambat MMPs = metaaloproteinase. MMPs merusak ECM = Extra Celluar Matriks sehingga sel-sel kanker dapat bermetastase. Dengan menghambat MMPs sel kanker tidak dapat bermestase

Imunomodulator

Mengoptimalkan imunitas tubuh :

  • Induksi NO dan IFg, fagositosis
  • Induksi TNF, membunuh sel kanker
  • Induksi NK (Naturak Killer) dan sel limfosit T, sitolitik sel kanker
  • Produksi liposakarida, meningkatkan respon imun

Memulihkan fungsi dan Struktur Sel

TNBB mengandung Proxeronin = iridoid aglikon

  • Memulihkan fungsi dan struktur sel dengan cara mengaktifkan dan meningkatkan fungsi berbagai protein seluler
  • Bersama dengan antioksidan menghambat proses mutagenesis dan karsinogensis

Dosis TNBB

  • 4 hari pertama (hari ke-1 sampai dengan ke-4) 1 botol per hari (60 ml per jam)
  • 4 hari kedua  (hari ke-5 sampai dengan ke-8) 500 ml per hari (30 ml per jam)
  • 4 hari ketiga (hari ke-9 sampai dengan ke-4) 250 ml per hari (15 ml per jam)
  • Hari ke-13 dan seterusnya menjadi 120 ml per hari

Induksi sel kanker

  • Gula makanan kesukaan sel kanker
  • Bahan pewarna dan pengawet
  • Susu, menyebabkan tubuh menghasilkan lender (mucus). Mucus makanan sel kanker. Susu kedelai (alami) paling baik
  • Sel kanker senang lingkungan asam. Diet daging meningkatkan pH tubuh. Lebih baik protein ikan (salmon, tuna, makarel, teri basah). Protein daging memerlukan enzim pencernaan yang cuku banyak enzim. Sisa daging yang tidak tercerna akan tertinggal membusuk di saluran cerna dan menjadi racun yang dienangi oleh sel kanker
  • Dinding sel kanker terdiri dari protein yang kuat. Dengan menghindari makan daging, maka enzim yang dibutuhkan untuk mencerna daging akan sedikit, sehingga enzim dapat dipergunakan untuk mencerna sel kanker
  • Sayur dan buah membuat pH tubuh menjadi alkali
  • Kanker = penyakit yan melibat pikiran dan jiwa. Sehingga jiwa yang proaktif dan positif akan membantu penyembuhan kanker
  • Sel kanker tidak berkembang dalam lingkungan tinggi oksigen. Oleh karena itu setiap hari dianjurkan bagi penderita kanker untuk olah raga

Terapi supportif

  • Doa
  • Mendekatkan diri kepata Tuhan
  • Menumbuhkan rasa percaya diri penderita meaui dukungan anggota keluarga, utamanya suami istri, ayah ibu bagi anak-anaknya yang menderita kanker
  • Berpikir optimis dan positif. Hindari dan hilangkan rasa cemas. Jika perlu minta bantuan tenaga professional seperti psikolog
  • Tetap melakukan aktivitas sesuai kondisi fisik seperti bekerja, olah raga dan hobi. Dengan maksud agar penderita merasa berharga

 

Tags: kanker payudara, kanker, obat kanker, penyebab kanker, noni, tahitian noni

This entry was posted in Testimoni Penggunaan Tahitian Noni and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>